uang dan kebahagiaan

Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan, Kata Siapa?

Uang tidak bisa membeli kebahagiaan, kata siapa?

Saya pernah merenung, katanya uang bukan segalanya. Katanya uang tidak selalu membuat Anda bahagia, katanya si ini si itu yang sepertinya hidupnya sederhana.

Namun, saya lihat rata-rata yang bicara seperti itu terbagi menjadi 2 profil, yaitu:

1. Orang yang memang sudah udah kaya sekali.

2. Seseorang yang mencari pembenaran atas keadaannya.

Akhirnya, mulailah saya membaca buku-buku.

Perusahaan riset Global Pew Research Center pernah membuat survei kepada 16.733 orang di 43 negara dan menemukan korelasi yang kuat antara peningkatan kekayaan dengan kebahagiaan.

membeli kebahagiaan

Penelitian ini memang menunjukkan bahwa pendapatan yang lebih tinggi dapat meningkatkan kesejahteraan, sekaligus kebahagiaan seseorang setidaknya sampai level tertentu.

Sampai level berapa? Ini yang jadi pertanyaan saya. Pendapatan naik dari Rp3 juta ke Rp5 juta, akan membuat kebahagiaan naik jadi berapa kali lipat? Kalau dari Rp5 ke Rp10 juta? Terus kalau dari Rp10 juta ke Rp25 juta?

Sepertinya masih akan terasa sekali kenaikan kebahagiaannya. Akan tetapi, kalau dari Rp100 juta ke Rp200 juta? Apakah peningkatan kebahagiaannya akan sebesar dari Rp5 ke Rp10 juta?

Peran Uang dan Membeli Kebahagiaan

Sejalan dengan Global Pew Research Center, seorang psikolog terkemuka dari Amerika, Daniel Kahneman, melakukan sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa kita tetap memerlukan uang untuk bisa menjadi bahagia.

Dalam survei yang dilakukan Kahneman, ditemukan bahwa uang memiliki peranan dalam menentukan level kebahagiaan seseorang, sampai orang tersebut berhasil memiliki pendapatan sekitar $6000 per bulan, atau setara dengan 90 juta rupiah per bulan.

Lebih dari itu, barulah peranan uang dalam membentuk kebahagiaan seseorang makin pudar. Artinya, uang tidak serta merta membeli kebahagiaan, meski memang memengaruhinya.

Nominal Rp90 juta itu kalau di Amerika, jika di Indonesia menurut saya bisa di angka Rp50 juta per bulan.

uang dan kebahagiaan

Artinya apa? Pendapatan per bulan seseorang dengan gaji Rp50 juta dengan yang digaji Rp100 juta akan memiliki kebahagiaan karena faktor uang yang kurang lebih sama.

Itulah mengapa orang-orang kelas ini akan mencari sumber kebahagiaan lain, misalnya membahagiakan keluarga dekat dan jauh.

Memulai berbagai aktifitas sosial, hingga mulai berbagi ilmu. Padahal, manusia itu tidak pernah puas kalau perihal duit, jadi di titik tertentu mungkin kita harus mencukupkan diri untuk mengejar dunia.

Seperti yang Bill Gates bilang,

Once you get beyond a million dollar, I have to tell you, its the same hamburger.

Dulu saya tidak mengerti maksudnya Bill Gates, sekarang jadi sedikit tahu.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.