kebutuhan modal usaha

Mau Menambah Modal Usaha? Pertimbangkan Ini Dulu!

Tidak sedikit pengusaha yang terjebak dalam masalah yang berkaitan dengan modal usaha.

Mereka kerap bertanya-tanya, “Mengapa, kok modal saya selalu kurang yah?”

Apakah Anda termasuk salah satu yang mengalaminya? Kalau iya, Anda mesti melakukan beberapa analisis berikut.

Ketahuilah, setidaknya ada 6 alasan yang membuat modal usaha Anda terasa selalu kurang, yaitu:

  1. Pengeluaran yang lebih besar daripada pemasukan. Padahal, bisnis Anda masih merugi.
  2. Target penjualan yang tidak tercapai.
  3. Kurang baik dalam melakukan mengelola cashflow.
  4. Banyak piutang tak tertagih.
  5. Target pertumbuhan bisnis yang terlalu tinggi dan cepat.
  6. Kredit macet akibat likuiditas yang kurang baik.

Lakukan analisis secara mendalam sehingga dapat diketahui yang mana dari enam hal di atas yang sesuai dengan keadaan Anda.

Perlu Anda ketahui bahwa adanya tambahan modal belum tentu bisa meningkatkan keuntungan Anda.

modal usaha

Untuk itu, Anda pun patut mempertimbangkan beberapa faktor berikut dengan matang, sebelum memutuskan untuk menambah modal usaha.

Cost of Fund (COF) dari Modal Usaha

Artinya, biaya atas modal. Tahukah Anda di setiap uang yang masuk pasti ada biaya yang mengikutinya.

Biaya bisa dalam bentuk bagi hasil atau bagi kepemilikan saham dan mungkin pula dalam bentuk margin atau bunga. Yang mana pun itu, Anda sesuaikan saja dengan kebutuhan.

Anda wajib menghitung dengan cermat sehingga tambahan modal yang masuk benar-benar bisa meningkatkan keuntungan untuk Anda dan bukan sekadar berupa peningkatan penjualan.

Return on Investment (ROI) Modal Usaha

Untuk melihat produktifitas modal, Anda harus mengetahui berapa tambahan return yang akan dihasilkan dengan adanya penambahan modal usaha tersebut.

Efisiensi

Hal ini akan berpengaruh terhadap Return of Asset (ROA) dan Return of Equity (ROE).

Growth

Anda perlu mempertimbangkan adanya kemungkinan ekspansi bisnis.

Poin ini menunjukkan seberapa besar potensi pengembangan bisnis yang bisa dicapai. Apakah akan tumbuh dua kali lipat sehingga butuh banyak modal, atau tidak.

kebutuhan modal usaha

Nah, di dalam berbisnis ada dua cara untuk mendapatkan tambahan modal, yaitu dengan berutang dan menjual saham.

Konsekuensi dari berutang, Anda harus mengembalikan dana secara penuh, lalu membagi margin yang tentunya mengurangi profit.

Di sisi lain, konsekuensi dari menjual saham adalah dana menjadi milik perusahaan, tetapi Anda harus membagi dividen dan mengurangi persentase kepemilikan.

Kedua pilihan tersebut bagus, tetapi penggunaannya tergantung kebutuhan Anda. Kalau kata orang, berutang itu mudah, sedangkan membagi saham itu ringan.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.