Uangmu Tertahan di Investasi? Ingat Dana Darurat!

Saat ini masih banyak orang yang belum mengerti pentingnya punya dana darurat, apalagi untuk millenial dan gen-Z. Sebagian besar dari mereka lebih mementingkan investasi untuk mendapatkan timbal balik yang besar dibandingkan dana darurat. Mereka akhirnya memasukkan uang ke dalam investasi high risk yang sulit dicairkan seperti reksadana saham dan properti. Ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan uang tunai mendesak, akhirnya mereka memilih untuk berhutang karena uang yang mereka miliki tertahan dalam investasi.

Dana darurat memiliki fungsi utama sebagai bantalan pertama keuangan kamu ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan uang tunai mendesak. Jangan pernah sekali-kali menempatkan dana darurat di instrumen investasi berisiko tinggi. Selain susah dicairkan, menempatkan dana darurat di instrumen investasi beresiko tinggi membahayakan kecukupan dana darurat jika investasi berakhir gagal. Berikut beberapa tips yang dapat kalian lakukan untuk anggaran dana darurat yang baik.

#1 Tempatkan dana darurat di instrumen yang likuid

Tempatkan dana darurat di instrumen yang likuid seperti rekening tabungan biasa, deposito, reksa dana pasar uang ataupun emas batangan. Hal ini bertujuan agar uang dapat segera langsung digunakan dalam waktu singkat untuk keadaan genting.

#2 Pisahkan rekening dana darurat dengan rekening utama

Pisahkan rekening dana darurat dengan rekening utama jika kamu menyimpan dana darurat di rekening tabungan biasa. Hal ini supaya kamu terhindar dari godaan memakai dana darurat untuk hal lain yang bersifat konsumtif.

#3 Pastikan penggunaan dana darurat benar-benar dipakai untuk hal yang mendesak

Kita harus memprioritaskan persediaan dana darurat untuk hal-hal yang mendesak seperti biaya pengobatan, ongkos perbaikan rumah akibat bencana (misalnya: kebakaran atau gempa bumi), dan hal mendesak lainnya. Jangan sampai dana darurat malah digunakan untuk liburan atau beli gadget baru biar tetap up to date. Kita harus cerdas dalam membedakan antara kebutuhan mendesak dengan kebutuhan yang bisa ditunda dulu, atau bahkan cuma keinginan kita saja. Setidaknya, dengan adanya dana darurat hidup kita bisa lebih tenang.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.